Yang Bisa Di Pelajari Dari "Cerita UMKM Binaan BRI Bisa Menghidupkan Wastra Lewat Koleksi Busana Perkantoran"
Istilah “sel zombie” terdengar seperti berasal dari cerita fiksi ilmiah. Namun dalam dunia biologi dan kedokteran, istilah ini benar-benar digunakan oleh para ilmuwan untuk menggambarkan jenis sel tertentu yang masih hidup tetapi tidak berfungsi normal, dan justru dapat memicu berbagai penyakit. Sel-sel ini telah ditemukan berada di berbagai jaringan tubuh, termasuk di dalam dan sekitar pembuluh darah.
Apa Itu Sel Zombie?
Dalam istilah ilmiah merupakan sel zombie dikenal sebagai sel senesen (senescent cells). Sel ini sebenarnya sudah “tua” atau rusak sehingga meliputi :
Tidak lagi membelah diri.
Tidak mati secara alami (tidak mengalami apoptosis).
Tetap bertahan hidup di dalam tubuh.
Karena tidak mati namun juga tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sel-sel ini disebut “zombie”.
Penemuan Di Pembuluh Darah
Penelitian menunjukkan bahwa sel senesen dapat menumpuk di dinding pembuluh darah. Keberadaan mereka di area ini sangat berbahaya karena adanya :
Mengganggu aliran darah,
Merusak lapisan endotel pembuluh darah,
Memicu peradangan kronis.
Peradangan inilah yang menjadi biang munculnya berbagai penyakit, terutama penyakit degeneratif.
Mengapa Sel Zombie Menyebabkan Penyakit?
Sel zombie melepaskan zat kimia berbahaya yang disebut SASP (Senescence-Associated Secretory Phenotype). Zat ini dapat terkait :
Memicu peradangan terus menerus,
Merusak sel sehat di sekitarnya,
Mempercepat penuaan jaringan,
Memicu penyakit kronis.
Akibat dari sel zombie dikaitkan dengan berbagai kondisi seperti :
Penyakit jantung dan pembuluh darah.
Diabetes.
Kanker.
Alzheimer dan gangguan saraf.
Penuaan dini.
Mengapa Tubuh Tidak Menghilangkannya?
Pada usia muda, sistem imun mampu membersihkan sel senesen. Namun seiring bertambahnya usia atau menurunnya imunitas misalnya :
Sel zombie lolos dari sistem pertahanan tubuh,
Jumlahnya terus meningkat,
Kerusakan jaringan semakin meluas.
Dengan dasar ini penyebab penyakit kronis lebih sering muncul pada usia lanjut.
Harapan Dari Dunia Medis
Ilmuwan kini mengembangkan obat yang disebut senolytics, yaitu terapi yang bertujuan untuk :
Menghancurkan sel zombie,
Mengurangi peradangan,
Memperlambat penuaan biologis.
Penelitian ini membuka harapan baru dalam pencegahan dan pengobatan penyakit kronis di masa depan.
Sel zombie bukanlah makhluk fiksi, melainkan sel tubuh manusia yang rusak namun tetap hidup. Penemuan sel ini di pembuluh darah membantu ilmuwan memahami akar dari banyak penyakit serius. Dengan memahami peran sel zombie, dunia medis semakin dekat pada solusi untuk hidup lebih sehat dan lebih panjang.
Komentar
Posting Komentar