Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi dan Huawei telah memperluas bisnisnya dari teknologi konsumen tradisional (smartphone, perangkat jaringan) ke industri otomotif, khususnya mobil listrik cerdas (smart EV). Kedua perusahaan kini menjadi dua dari sekian banyak pemain besar yang berusaha merebut pangsa pasar EV yang sangat kompetitif.
Xiaomi Awal Smartphone Menjadi Pembuat Mobil Listrik
Xiaomi Auto memulai langkahnya di industri EV dengan peluncuran model pertama, SU7 sedan, pada 28 Maret 2024. Mode debutnya langsung meraih penjualan tinggi dalam waktu singkat, membuatnya menjadi salah satu model EV populer di China.
Strategi Dan Keunggulan Xiaomi
Strategi vertikal
Xiaomi memiliki kendali penuh mulai dari R&D, produksi, hingga distribusi dan layanan purna jual. detikinet
Pertumbuhan cepat
Pada tahun kemarin Xiaomi berhasil memproduksi lebih dari 500.000 unit kendaraan dalam ~20 bulan sejak peluncuran SU7. China Daily
Target tinggi Tahun Ini
Xiaomi menetapkan target penjualan 550.000 unit di 2026. China Daily
Ekspansi model
Selain SU7, Xiaomi meluncurkan YU7 SUV yang diposisikan bersaing dengan Tesla Model Y dan mampu menarik banyak konsumen karena harga kompetitif serta fitur performa tinggi.
Xiaomi bahkan sudah merencanakan ekspansi ke pasar luar negeri (misalnya Eropa) pada 2027, menunjukkan ambisi globalnya.
Huawei Untuk Fokus Teknologi Dan Aliansi Mobil
Berbeda dengan Xiaomi, Huawei tidak memproduksi mobil secara langsung. Huawei mengadopsi model aliansi ekosistem, yakni Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), di mana Huawei bekerja sama dengan produsen mobil lain seperti Seres, Chery, BAIC, JAC, dan SAIC Motor untuk menciptakan EV yang memakai teknologi Huawei.
Strategi Dan Keunggulan Huawei
Kekuatan Teknologi Swakemudi Dan Software
Huawei fokus pada sistem operasi otomotif, infotainment, serta teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang canggih. Bloomberg Technoz
Kolaborasi Multi Merk
Melalui HIMA, Huawei membantu mengembangkan beberapa merek EV: AITO, Luxeed, Stelato, Maextro, dan Shangjie.
Beragam Kelas Produk
Dari SUV hingga sedan dan bahkan ultra-mewah seperti Maextro S800, Huawei berada di berbagai segmen pasar EV.
Pendekatan aliansi ini memungkinkan Huawei memaksimalkan fitur teknologi tanpa beban produksi keseluruhan namun juga membuatnya kurang dikenal sebagai “pembuat mobil” secara langsung dibandingkan Xiaomi.
Diorama Persaingan Xiaomi Dengan Huawei
Persaingan antara kedua raksasa teknologi ini bukan sekadar soal volume penjualan, tetapi juga posisi brand, teknologi, dan persepsi pasar.
Xiaomi Dengan Huawei
Kontroversi dan Perbandingan
Beberapa eksekutif Huawei menyiratkan bahwa produk kendaraan Xiaomi tidak se premium kendaraan yang dikembangkan dengan teknologi Huawei, meskipun penjualan Xiaomi sangat tinggi.
Xiaomi membalas kritik ini dengan menegaskan bahwa kekuatan kompetitif mereka terletak pada metode bisnis dan pemasaran mereka sendiri. Karena itu dari persaingan keduanya juga mencerminkan perbedaan filosofi bisnis meliputi :
Xiaomi menekankan harga lebih kompetitif dan integrasi end to end dalam operasional,
Huawei menonjolkan inovasi teknologi, terutama dalam swakemudi cerdas dan sistem infotainment.
Persaingan Dengan Pesaing Lain
Selain Xiaomi dan Huawei, industri EV China — dan global — mempunyai sejumlah pemain kuat seperti :
Pesaing di China
BYD – Salah satu pemimpin pasar EV China yang kuat, terutama di berbagai segmen harga.
Geely – Dengan model Galaxy Xingyuan sebagai salah satu mobil listrik terlaris.
Tesla – Merek global yang terus bersaing di segmen premium dan sudah menjadi barometer banyak EV.
Pemain Internasional
NIO, Xpeng, Li Auto – Merek EV China yang lebih fokus pada teknologi premium atau pasar luar negeri, juga menjadi pesaing dalam segmen tertentu.
Ford, GM, Toyota, dll. – Pembuat mobil besar global yang turut menghadapi tekanan dari produsen EV China. Bahkan CEO Ford pernah menyatakan kemajuan EV China sebagai tantangan kompetitif besar bagi pabrikan barat.
Secara keseluruhan, Xiaomi tampak lebih agresif dalam volume penjualan dan ekspansi langsung, sementara Huawei menonjolkan keunggulan teknologi dan kolaborasi multi-merk. Keduanya semakin mengukuhkan posisi dalam pasar EV global yang sangat kompetitif, bersaing tidak hanya satu sama lain tetapi juga dengan perusahaan otomotif besar seperti Tesla, BYD, dan produsen klasik lainnya.
Komentar
Posting Komentar