Bagi Orang Tua Wajib Tahu "Kebiasaan Anak Jangan Disepelekan, Bisa Memicu Cacingan Untuk Memahami Hal Ini"

Gambar
  Cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak-anak, terutama di usia balita dan sekolah dasar. Sayangnya, banyak orang tua yang menganggap remeh kebiasaan sehari-hari anak, padahal kebiasaan tersebut dapat menjadi pintu masuk infeksi cacing. Kurangnya perhatian dan pemahaman bisa membuat kondisi ini berulang dan berdampak pada tumbuh kembang anak. Apa Itu Cacingan? Cacingan merupakan infeksi cacing parasit yang hidup di dalam tubuh manusia, terutama di usus. Jenis cacing yang sering menyerang anak antara lain cacing gelang, cacing kremi, dan cacing tambang. Infeksi ini umumnya terjadi akibat kebersihan diri dan lingkungan yang kurang terjaga. Kebiasaan Anak yang Sering Disepelekan Orang Tua Beberapa kebiasaan anak berikut sering dianggap sepele, padahal berisiko tinggi menyebabkan cacingan seperti : Tidak mencuci tangan sebelum makan Anak anak sering bermain di tanah atau memegang benda kotor, lalu langsung makan tanpa mencuci tangan. Telur cacing yang me...

Sawah Di di Pandeglang Berubah Menjadi Mimpi Buruk " Untuk Para Petani Karena Lahan 4.794 Hektar Terendam Banjir"

 


Pandeglang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan hamparan sawah yang luas dan menjadi tumpuan hidup ribuan petani. Sawah sawah hijau yang biasanya menjadi simbol harapan dan kesejahteraan, kini justru berubah menjadi mimpi buruk. Banjir yang melanda wilayah tersebut telah merendam lahan pertanian seluas 4.794 hektar, meninggalkan kesedihan mendalam bagi para petani.

Air yang meluap tak hanya menenggelamkan tanaman padi, tetapi juga menghapus harapan panen yang selama berbulan-bulan dirawat dengan penuh ketekunan. Banyak petani mengaku tak berdaya melihat sawah mereka terendam, sementara usia tanaman yang hampir panen terancam gagal total. Bagi mereka, sawah bukan sekadar lahan, melainkan sumber kehidupan keluarga. Dampak banjir ini diperkirakan sangat besar. Selain kerugian materi akibat rusaknya tanaman, petani juga harus menanggung beban biaya tanam ulang dan ketidakpastian pendapatan. Jika kondisi ini berlarut larut, bukan tidak mungkin akan memicu masalah sosial dan ekonomi di pedesaan, mulai dari menurunnya daya beli hingga meningkatnya utang petani.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sektor pertanian sangat rentan terhadap bencana alam. Diperlukan perhatian serius dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat, untuk mencari solusi jangka panjang. Perbaikan sistem irigasi, normalisasi sungai, serta bantuan cepat bagi petani terdampak menjadi langkah penting agar mimpi buruk ini tidak terus berulang. Para petani Pandeglang berharap, setelah banjir surut, akan ada uluran tangan dan kebijakan nyata yang membantu mereka bangkit kembali. Mereka ingin sawah yang kini terendam air kembali menghijau, dan mimpi tentang panen melimpah dapat terwujud, bukan sekadar menjadi kenangan pahit akibat banjir.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami Pendapat Para Dokter Paru Paru Tentang Super Flu Subciade K Yang Tergolong Virus Influenza. "Mari Kita Pahami Dahulu Pandangan Dokter Paru Paru, Dari Efektivitas Vaksin Influenza terhadap Varian Baru"

Ketika Kecantikan Yang Tidak Sempurna Menjadi Tren. "Maka Standar Lama Mulai Runtuh, Dimana Persaingan Ada Di Era Glitchy Glam Tahun Ini"

Dari Istilah Tall, Grande, Dan Venti Di Starbucks "Mari Pahami Dahulu Biar Kita Tahu Istilah Itu, Juga Sebelum Kebingungan"