Pesaing Negara Tiongkok Dengan Starlink Makin Memanas Dalam Rangka Lomba Teknologi Global "Untuk Persiapan 200 Ribu Satelit, Dengan Dominasi Starlink Di Orbit"

Gambar
  Dalam beberapa tahun terakhir, internet satelit telah menjadi salah satu arena persaingan teknologi global, utamanya antara SpaceX, perusahaan Amerika yang menciptakan Starlink, dan berbagai perusahaan serta program satelit Tiongkok yang didukung oleh pemerintah Beijing seperti : Starlink Untuk Menguasai Jalur Broadband di Orbit Rendah Starlink telah dikembangkan oleh SpaceX milik Elon Musk, telah meluncurkan puluhan ribu satelit ke low Earth orbit (LEO) untuk menyediakan layanan internet global. Jaringan ini kini menjadi salah satu jaringan internet satelit terbesar di dunia dan dipakai di banyak negara. Karena skalanya yang cepat berkembang, Starlink sering dikaitkan dengan risiko tabrakan di orbit oleh pesaingnya.  Tiongkok Menyiapkan Konstelasi Super Besar (Hingga 200 Ribu Satelit) Baru baru ini ada berapa perusahaan dan lembaga Tiongkok telah mengajukan rencana ke International Telecommunication Union (ITU) untuk menempatkan...

Untuk Pelaku Atau Pekerja Di Bidang Seni Dan Budaya Diberikan Kemudahan Oleh Menkud "Dari Mengusulkan Menjadi Kemudahan Akses Seni, Ditengah Naiknya Kebudayaan Tahun Ini"

 


Kenaikan Dana Abadi Kebudayaan pada tahun ini menjadi sinyal positif bagi masa depan ekosistem seni dan budaya di Indonesia. Dana ini sejak awal dirancang sebagai instrumen jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan nasional, termasuk melindungi pelaku seni, tradisi, dan ruang-ruang kreatif dari ketergantungan pada anggaran tahunan semata. Dengan peningkatan alokasi dana, harapan terhadap dampak nyata di lapangan pun semakin besar.

Dalam konteks tersebut, usulan Menteri Kebudayaan (MenKud) untuk memberikan akses kemudahan bagi pekerjaan seni patut mendapat perhatian serius. Selama ini, banyak seniman dan pekerja budaya menghadapi hambatan struktural, mulai dari proses administrasi yang rumit, keterbatasan informasi, hingga syarat-syarat pendanaan yang sulit dipenuhi oleh komunitas kecil dan seniman independen. Akibatnya, dana yang seharusnya mendorong produktivitas seni justru tidak sepenuhnya terserap secara merata. Kemudahan akses yang diusulkan MenKud dapat menjadi titik balik jika diterjemahkan secara konkret. Misalnya melalui penyederhanaan mekanisme pengajuan bantuan, perluasan kategori penerima manfaat, serta pendampingan bagi pekerja seni dalam mengelola proposal dan pertanggungjawaban dana. Dengan cara ini, dana abadi tidak hanya dinikmati oleh lembaga besar atau pelaku yang sudah mapan, tetapi juga menjangkau seniman daerah, komunitas adat, dan generasi muda kreatif.

Lebih jauh, kebijakan ini juga dapat memperkuat pengakuan bahwa seni adalah bentuk pekerjaan yang sah dan bernilai ekonomi. Selama ini, pekerjaan seni kerap dipandang sebagai aktivitas sampingan, bukan profesi yang membutuhkan dukungan negara. Ketika akses dana dipermudah, negara secara tidak langsung menegaskan bahwa pekerja seni memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan, kesempatan, dan keberlanjutan penghidupan. Namun demikian adanya kenaikan dana dan kemudahan akses tetap harus diiringi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Tanpa pengawasan yang baik, dana abadi berisiko disalahgunakan atau tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, pelibatan publik, komunitas seni, serta mekanisme evaluasi yang terbuka menjadi kunci agar kebijakan ini benar benar berdampak. Pada akhirnya dari eningkatan Dana Abadi Kebudayaan dan usulan kemudahan akses bagi pekerjaan seni mencerminkan arah kebijakan yang lebih berpihak pada pelaku budaya. Jika dijalankan secara konsisten dan inklusif, langkah ini tidak hanya akan menghidupkan sektor seni, tetapi juga memperkuat identitas kebudayaan Indonesia di tengah tantangan zaman.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami Pendapat Para Dokter Paru Paru Tentang Super Flu Subciade K Yang Tergolong Virus Influenza. "Mari Kita Pahami Dahulu Pandangan Dokter Paru Paru, Dari Efektivitas Vaksin Influenza terhadap Varian Baru"

Ketika Kecantikan Yang Tidak Sempurna Menjadi Tren. "Maka Standar Lama Mulai Runtuh, Dimana Persaingan Ada Di Era Glitchy Glam Tahun Ini"

Dari Istilah Tall, Grande, Dan Venti Di Starbucks "Mari Pahami Dahulu Biar Kita Tahu Istilah Itu, Juga Sebelum Kebingungan"