Dari Istilah Tall, Grande, Dan Venti Di Starbucks "Mari Pahami Dahulu Biar Kita Tahu Istilah Itu, Juga Sebelum Kebingungan"
Gangguan pencernaan seperti kembung, sembelit, diare, atau sensasi tidak nyaman setelah makan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari hari. Selain pola makan yang sehat, pilihan minuman sehari-hari ternyata berpengaruh besar terhadap kesehatan pencernaan. Para ahli dan dokter yang dilatih di Harvard University bahkan membagikan beberapa pilihan minuman yang bisa membantu memperbaiki fungsi pencernaan secara alami.
Air putih hangat
Untuk dasar pencernaan yang sehat
Air putih adalah minuman paling penting untuk sistem pencernaan. Air membantu melunakkan makanan di lambung, memudahkan penyerapan nutrisi, dan menjaga keteraturan buang air besar. Minum air hangat atau pada suhu ruang di pagi hari juga bisa membantu mengaktifkan sistem pencernaan dan merangsang motilitas usus (pergerakan makanan melalui saluran cerna). Ada beberapa tips untuk membantu gangguan pencernaan minumlah sekitar 6 sampai 8 gelas air putih setiap hari, terutama sebelum atau setelah makan.
Teh hijau
Baik untuk gut mikrobiome
Teh hijau bukan hanya minuman populer, tetapi juga mengandung antioksidan kuat seperti :
Antioksidan dalam teh hijau membantu menekan peradangan dan mendukung keseimbangan bakteri baik di usus,
Ini membantu pencernaan lebih lancar dan menjaga kesehatan jangka panjang, yang perlu diingat hindari menambah gula terlalu banyak karena gula bisa memperparah gangguan pencernaan.
Kopi moderat
Bisa membantu kesehatan usus
Berdasarkan riset dari Harvard T.H. Chan School of Public Health seperti :
Konsumsi kopi dalam jumlah moderat (misalnya 1 sampai 2 cangkir per hari) dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus,
Kopi juga dianggap memiliki efek stimulan yang dapat membantu melancarkan pergerakan usus,
Terlalu banyak kopi tapi diutama jika diminum saat perut kosong, bisa menyebabkan refluks atau iritasi lambung pada sebagian orang.
Smoothie serat tinggi
Menyehatkan pencernaan secara menyeluruh
Dokter Harvard merekomendasikan smoothie berbasis buah, sayur, dan air kelapa karena untuk :
Smoothie mempertahankan serat dari buah yang membantu meningkatkan volume dan kelembutan tinja serta dukungan mikrobiome usus,
Air kelapa juga membantu menggantikan elektrolit tubuh dan menjaga hidrasi. Cara untuk buat minuman ini campurkan misalnya bayam, pisang, berry, dan sedikit air kelapa.
Kefir atau buttermilk
Probiotik untuk mikrobiome atau minuman fermentasi seperti kefir dan buttermilk mengandung bakteri baik (probiotik),
Probiotik ini membantu menyeimbangkan mikrobiome usus sehingga bisa mengurangi gejala seperti kembung, sembelit, atau diare,
Probiotik juga sangat membantu terutama setelah penggunaan antibiotik atau saat mengalami gangguan pencernaan kronis.
Teh jahe
merangsang pencernaan alami
Teh jahe dikenal digunakan secara tradisional untuk membantu seperti :
Meredakan mual,
Mengurangi kembung,
Meningkatkan sekresi enzim pencernaan sehingga makanan lebih cepat diuraikan.
Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang membantu otot otot saluran cerna rileks.
Prune juice
Bantu sembelit dengan minuman prune (buah plum matang yang dikeringkan) kaya serat dan sorbitol alami misalkan :
Sorbitol bertindak seperti pencahar lembut yang membantu melunakkan tinja dan mempercepat buang air besar,
Ini sangat cocok untuk orang yang sering mengalami sembelit.
Air kelapa
Bantu atasi diare dan rehidrasi
Jika gangguan pencernaan menyebabkan diare, air kelapa alami adalah pilihan yang baik karena mengandung elektrolit seperti potassium dan sodium yang membantu mencegah dehidrasi.
Minuman yang sebaiknya dikurangi
Para ahli juga menekankan menghindari beberapa jenis minuman yang bisa memperparah gangguan pencernaan, seperti:
Minuman bersoda dan tinggi gula karena dapat memicu peradangan dan ketidakseimbangan bakteri usus,
Alkohol yang dapat merusak lapisan usus dan memperburuk gejala.
Pemilihan minuman dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar untuk membantu masalah pencernaan. Minuman alami seperti air putih hangat, teh hijau, smoothie serat, minuman probiotik, dan teh jahe tidak hanya mendukung pencernaan yang lebih lancar, tetapi juga membantu keseimbangan mikrobiome usus yang penting untuk kesehatan jangka panjang. Selalu ingat untuk menyesuaikan pilihan minuman dengan kondisi tubuh masing-masing. Jika gangguan pencernaan sering terjadi atau kronis, konsultasikan dengan profesional kesehatan.
Komentar
Posting Komentar