Area Segitiga Kematian Di Wajah "Jangan Sembarang Di Pencet, Mari Kita Pelajari kenapa tidak Boleh. Ini Alasan Dari Medis"

Gambar
  Jerawat memang sering membuat kita tergoda untuk memencetnya, terutama saat sudah merah dan membengkak. Namun, ada satu area di wajah yang sangat berisiko jika kita memencet jerawatnya, yaitu area yang dikenal sebagai “segitiga kematian” atau danger triangle pada wajah. Area ini meliputi dahi bagian atas, hidung, dan sekitar bibir atas membentuk segitiga. Apa Itu Segitiga Kematian? Segitiga kematian merupakan istilah medis untuk daerah wajah yang darahnya langsung terhubung ke pembuluh darah dalam otak melalui vena vena tanpa katup. Vena vena ini mengalir ke sinus kavernosus, yaitu ruang vena di dasar otak yang dekat dengan otak dan saraf kranial. Karena tidak ada katup, infeksi dari kulit wajah bisa langsung menyebar ke otak. Itulah mengapa area ini disebut “segitiga kematian” bukan karena memencet jerawat akan langsung membunuh, tetapi karena infeksi serius bisa terjadi. Risiko Medis Memencet Jerawat Di Segitiga Kematian Infeksi Lokal Bisa Menjadi Parah Memencet jerawat bisa me...

Dari Teori Kita Bisa Memahami Terlebih Dahulu, "Karena Suatu Hari Nanti Bumi Akan Melambat Rotasinya Bukan 24 jam lagi. Tapi Berubah Menjadi 25 Jam, Ini Fakta Atau Opini?!!"

 


Selama ini kita mengenal bahwa satu hari di Bumi berlangsung selama 24 jam. Namun belakangan muncul pernyataan bahwa rotasi Bumi melambat, dan suatu saat nanti panjang hari bisa menjadi 25 jam. 

Apa itu rotasi Bumi?

Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya. Satu kali putaran penuh relatif terhadap Matahari menghasilkan satu hari (siang dan malam), yang kita bulatkan menjadi 24 jam. Secara fisika, rotasi Bumi tidak sepenuhnya konstan. Kecepatannya bisa berubah sangat kecil akibat berbagai faktor.

Apakah Rotasi Bumi Benar Benar Melambat?

Ini fakta ilmiahnya dalam rotasi Bumi melambat sangat perlahan akibat misalkan :

Pengaruh gaya gravitasi Bulan (gesekan pasang surut)

bulan menarik lautan Bumi dan menyebabkan pasang surut. Gesekan antara air laut dan kerak Bumi menimbulkan kehilangan energi rotasi, sehingga Bumi berputar semakin lambat.

Perubahan distribusi massa Bumi

gempa besar, pencairan es kutub, pergerakan mantel Bumi, dan perubahan iklim dapat memindahkan massa Bumi dan memengaruhi kecepatan rotasi, meskipun efeknya sangat kecil.

Seberapa cepat perlambatannya?

Rata ratanya durasi panjang hari Bumi bertambah sekitar 1,7 milidetik per abad. Yang berarti Dalam 100 tahun, hari menjadi lebih panjang 0,0017 detik,

Untuk berubah dari 24 jam menjadi 25 jam (bertambah 3600 detik), dibutuhkan waktu sekitar 200 juta tahun. Jadi perubahan menjadi 25 jam tidak akan terjadi dalam waktu dekat, apalagi dalam kehidupan manusia sekarang.

Apakah “25 jam per hari” itu fakta atau opini?

Pernyataan status rotasi bumi melambat dalam fakta ilmiahnya durasi panjang hari bertambah,

Dalam waktu faktanya dekat menjadi 25 jam hanyalah opini,

 Spekulatif manusia akan mengalami hari 25 jam hanyalah Hampir pasti tidak akan terjadi 

Bahwa Bumi suatu hari akan memiliki hari sepanjang 25 jam adalah kemungkinan fisika dalam skala jutaan tahun, tetapi menyebutnya sebagai peristiwa yang akan terjadi “segera” adalah keliru dan bersifat sensasional.

Dampak apa saja jika suatu hari menjadi 25 jam?

jika itu terjadi jutaan tahun di masa depan seperti :

Sistem waktu manusia akan disesuaikan secara bertahap,

Ritme biologis makhluk hidup akan berevolusi menyesuaikan,

Iklim mungkin berubah sangat perlahan, tapi tidak terjadi bencana mendadak akibat perubahan ini saja,

Tidak ada efek apokaliptik dari perlambatan ini. Jadi Faktanya rotasi bumi memang melambat juga Durasi panjang hari bertambah sangat perlahan. Bukan opini atau hoaks dalam waktu dekat hari akan menjadi 25 jam.

Hari 25 jam adalah kemungkinan teoritis dalam skala ratusan juta tahun, bukan sesuatu yang akan dialami manusia modern. “Hari 25 jam” sering dipakai sebagai judul sensasional, padahal secara ilmiah itu benar dalam konsep, tetapi salah jika dipahami sebagai ancaman dekat. Memahami skala waktu geologis sangat penting agar kita tidak salah menafsirkan fenomena alam.


Komentar

Postingan Populer

Siapakah Merajai ASEAN Dalam Persaingan Penjualan Mobil "Persaingan Kedua Negara Memanas Dalam Market Penjualan, Kalau Bukan Indonesia Dan Malaysia"

Respon Dari Perbincangan Pramono Dengan Presiden Indonesia "Wacana Tim Khusus Penanganan Banjir, Menurut Pramono"

Harapan Dan Impian Untuk Kota Gaza "Dari Puing Ke Gedung Pencakar Langit Oleh Amerika Serikat"

Menekankan Keputusan Dan Sikap "Menteri ESDM Yang Menilai Target Lifting 1,6 juta Barel Tidak Realistis, Sementara Angka 800 sampai 900 Ribu Barel Kemungkinan Masih Bisa Target Lifting"

Rekomendasi Dari Para Ahli "Memiliki Kulit Glowing Alami Keinginan Kita Semua, Tapi Kita Harus Pahami Dahulu Makanan Yang Konsumsi Apa"

Peringatan Untuk Menkes Soal Kegemukan "Sering Diabaikan Bisa Risiko Fatal, Untuk Tujuan Hidup Sehat"

Janji Dan Mimpi Dalam Perjuangan "Ditengah Krisis Tantangan Global, Dalam Janji Kemerdekaan"