Area Segitiga Kematian Di Wajah "Jangan Sembarang Di Pencet, Mari Kita Pelajari kenapa tidak Boleh. Ini Alasan Dari Medis"

Gambar
  Jerawat memang sering membuat kita tergoda untuk memencetnya, terutama saat sudah merah dan membengkak. Namun, ada satu area di wajah yang sangat berisiko jika kita memencet jerawatnya, yaitu area yang dikenal sebagai “segitiga kematian” atau danger triangle pada wajah. Area ini meliputi dahi bagian atas, hidung, dan sekitar bibir atas membentuk segitiga. Apa Itu Segitiga Kematian? Segitiga kematian merupakan istilah medis untuk daerah wajah yang darahnya langsung terhubung ke pembuluh darah dalam otak melalui vena vena tanpa katup. Vena vena ini mengalir ke sinus kavernosus, yaitu ruang vena di dasar otak yang dekat dengan otak dan saraf kranial. Karena tidak ada katup, infeksi dari kulit wajah bisa langsung menyebar ke otak. Itulah mengapa area ini disebut “segitiga kematian” bukan karena memencet jerawat akan langsung membunuh, tetapi karena infeksi serius bisa terjadi. Risiko Medis Memencet Jerawat Di Segitiga Kematian Infeksi Lokal Bisa Menjadi Parah Memencet jerawat bisa me...

Sebagian Orang Pasti Pernah Mengabaikan Gejala Atau Tanda Sakit Pada Ginjal, "Mari Kita Memahami Tanda Tanda Sakit Ginjal yang Sering Diabaikan Di Usia Muda Bukan Jaminan Aman"

 


Banyak orang beranggapan bahwa penyakit ginjal hanya menyerang mereka yang sudah lanjut usia. Padahal kenyataannya, gangguan ginjal dapat terjadi pada siapa saja, termasuk remaja dan orang dewasa muda. Gaya hidup modern, pola makan tidak sehat, kurang minum air putih, hingga kebiasaan menahan buang air kecil dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal sejak dini. Sayangnya, tanda-tandanya sering kali ringan dan mudah diabaikan. Beberapa tanda sakit ginjal yang sering tidak disadari, terutama di usia muda seperti :

Mudah Lelah dan Kurang Energi

ginjal berfungsi membantu produksi hormon eritropoietin yang merangsang pembentukan sel darah merah. Jika ginjal terganggu, produksi sel darah merah menurun sehingga tubuh kekurangan oksigen. Akibatnya, seseorang akan merasa cepat lelah, lemas, dan sulit berkonsentrasi meskipun tidak melakukan aktivitas berat.

Perubahan Pola Buang Air Kecil

perubahan frekuensi, warna, atau jumlah urin bisa menjadi tanda awal gangguan ginjal misalkan :

Terlalu sering buang air kecil, terutama malam hari,

Urin berbuih (menandakan adanya protein dalam urin),

Warna urin lebih gelap, keruh, atau bercampur darah,

Nyeri atau rasa tidak nyaman saat buang air kecil,

Perubahan ini sering dianggap sepele, padahal bisa menunjukkan masalah serius.

Pembengkakan pada Wajah, Tangan, atau Kaki

ginjal yang rusak tidak mampu membuang kelebihan cairan dan garam dari tubuh. Akibatnya terjadi penumpukan cairan yang terlihat sebagai bengkak (edema), terutama di sekitar mata, pergelangan kaki, dan tangan.

Nafsu Makan Menurun dan Mual

penumpukan racun dalam darah akibat fungsi ginjal yang menurun dapat menyebabkan mual, muntah, bau mulut tidak sedap, hingga hilangnya nafsu makan. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai gangguan lambung biasa.

Kulit Kering dan Gatal

ginjal membantu menjaga keseimbangan mineral dalam darah. Ketika fungsinya terganggu, kadar fosfor dan zat lain dapat meningkat sehingga menimbulkan rasa gatal dan kulit kering yang tidak kunjung hilang meskipun sudah memakai pelembap.

Tekanan Darah Tinggi

hubungan antara ginjal dan tekanan darah sangat erat. Gangguan ginjal dapat menyebabkan hipertensi, dan sebaliknya tekanan darah tinggi dapat merusak ginjal. Jika anak muda mengalami hipertensi tanpa sebab jelas, perlu dicurigai adanya masalah ginjal.

Mengapa Usia Muda Bukan Jaminan Aman?

Di usia muda, tubuh memang terasa lebih kuat dan jarang menunjukkan gejala berat. Inilah yang membuat banyak orang mengabaikan tanda-tanda awal gangguan ginjal. Selain itu, kerusakan ginjal berkembang perlahan dan sering tidak menimbulkan keluhan sampai sudah cukup parah. Ada beberapa faktor risiko di usia muda antara lain :

Konsumsi garam dan makanan instan berlebihan,

Kurang minum air putih,

Sering mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa pengawasan,

Kebiasaan merokok dan minum alkohol,

Riwayat diabetes atau hipertensi.

Untuk mengenali tanda tanda sakit ginjal sejak dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan sebelum terjadi kerusakan permanen. Jangan menunggu sampai muncul gejala berat. Jika mengalami perubahan pada tubuh seperti yang disebutkan di atas, terutama perubahan buang air kecil, pembengkakan, atau kelelahan berkepanjangan, sebaiknya segera periksakan diri ke tenaga medis. Dalam usia muda bukan jaminan bebas dari penyakit ginjal. Justru di usia inilah pencegahan dan kesadaran harus dimulai.


Komentar

Postingan Populer

Siapakah Merajai ASEAN Dalam Persaingan Penjualan Mobil "Persaingan Kedua Negara Memanas Dalam Market Penjualan, Kalau Bukan Indonesia Dan Malaysia"

Respon Dari Perbincangan Pramono Dengan Presiden Indonesia "Wacana Tim Khusus Penanganan Banjir, Menurut Pramono"

Harapan Dan Impian Untuk Kota Gaza "Dari Puing Ke Gedung Pencakar Langit Oleh Amerika Serikat"

Menekankan Keputusan Dan Sikap "Menteri ESDM Yang Menilai Target Lifting 1,6 juta Barel Tidak Realistis, Sementara Angka 800 sampai 900 Ribu Barel Kemungkinan Masih Bisa Target Lifting"

Rekomendasi Dari Para Ahli "Memiliki Kulit Glowing Alami Keinginan Kita Semua, Tapi Kita Harus Pahami Dahulu Makanan Yang Konsumsi Apa"

Peringatan Untuk Menkes Soal Kegemukan "Sering Diabaikan Bisa Risiko Fatal, Untuk Tujuan Hidup Sehat"

Janji Dan Mimpi Dalam Perjuangan "Ditengah Krisis Tantangan Global, Dalam Janji Kemerdekaan"