Area Segitiga Kematian Di Wajah "Jangan Sembarang Di Pencet, Mari Kita Pelajari kenapa tidak Boleh. Ini Alasan Dari Medis"

Gambar
  Jerawat memang sering membuat kita tergoda untuk memencetnya, terutama saat sudah merah dan membengkak. Namun, ada satu area di wajah yang sangat berisiko jika kita memencet jerawatnya, yaitu area yang dikenal sebagai “segitiga kematian” atau danger triangle pada wajah. Area ini meliputi dahi bagian atas, hidung, dan sekitar bibir atas membentuk segitiga. Apa Itu Segitiga Kematian? Segitiga kematian merupakan istilah medis untuk daerah wajah yang darahnya langsung terhubung ke pembuluh darah dalam otak melalui vena vena tanpa katup. Vena vena ini mengalir ke sinus kavernosus, yaitu ruang vena di dasar otak yang dekat dengan otak dan saraf kranial. Karena tidak ada katup, infeksi dari kulit wajah bisa langsung menyebar ke otak. Itulah mengapa area ini disebut “segitiga kematian” bukan karena memencet jerawat akan langsung membunuh, tetapi karena infeksi serius bisa terjadi. Risiko Medis Memencet Jerawat Di Segitiga Kematian Infeksi Lokal Bisa Menjadi Parah Memencet jerawat bisa me...

Mari Kita Pahami Dahulu "Seperti Apa Kebiasaan Orang Yang Memiliki Integritas Tinggi Saat Mengobrol"

 


Integritas merupakan salah satu nilai penting dalam membangun hubungan yang sehat, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Seseorang yang memiliki integritas tinggi tidak hanya terlihat dari tindakannya, tetapi juga tercermin jelas dari cara ia berbicara dan berinteraksi saat ngobrol dengan orang lain. Melalui percakapan sehari-hari, integritas dapat terlihat dari kejujuran, konsistensi, dan sikap menghargai lawan bicara meliputi :

Berbicara Jujur Dan Apa Adanya

Orang dengan integritas tinggi selalu berusaha menyampaikan kebenaran, meskipun hal tersebut tidak selalu menguntungkan dirinya. Saat berbincang, mereka tidak melebih lebihkan cerita, tidak memutarbalikkan fakta, dan tidak menyampaikan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Misalkan :

Jika mereka tidak mengetahui jawaban dari suatu pertanyaan, mereka akan mengatakan, “Saya belum tahu pasti soal itu, nanti saya cari informasinya dulu.” Alih alih, berpura pura tahu, atau memberikan informasi yang salah.

Konsisten Antara Ucapan Dan Tindakan

Integritas tercermin ketika apa yang diucapkan selaras dengan apa yang dilakukan. Dalam percakapan, orang berintegritas tidak mudah mengingkari janji atau komitmen yang sudah mereka sampaikan.

Misalkan :

Jika saat ngobrol mereka berkata, "Saya akan mengirimkan datanya sore ini,” maka mereka akan berusaha menepatinya atau memberi kabar jika ada kendala.

Menghargai Lawan Bicara

Orang dengan integritas tinggi mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan tidak memotong pembicaraan. Mereka menghargai perbedaan pendapat dan tidak merendahkan orang lain, meskipun tidak setuju.

Misalkan :

Saat terjadi perbedaan pendapat, mereka akan berkata, "Saya memahami sudut pandang kamu, tapi menurut saya ada cara lain yang bisa dipertimbangkan.”

Tidak Bergosip Atau Menjelekkan Orang Lain

Dalam obrolan santai sekalipun, orang berintegritas tinggi menjaga lisannya. Mereka menghindari gosip, fitnah, atau pembicaraan yang menjatuhkan orang lain, terutama saat orang tersebut tidak ada di tempat.

Misalkan :

Ketika diajak membicarakan keburukan seseorang, mereka cenderung mengalihkan pembicaraan atau mengatakan, "Lebih baik kita fokus ke solusinya saja.”

Bertanggung Jawab Atas Ucapannya

Orang dengan integritas tinggi berani mengakui kesalahan dalam perkataan. Mereka tidak mencari cari alasan atau menyalahkan orang lain ketika terjadi kesalahpahaman.

Misalkan :

Jika perkataannya menyinggung perasaan orang lain, mereka akan berkata, “Maaf, perkataan saya tadi kurang tepat. Itu bukan maksud saya.”

Berbicara dengan Tujuan Yang Baik

Setiap perkataan yang disampaikan memiliki niat yang jelas dan positif, bukan untuk memanipulasi, memanfaatkan, atau menyakiti orang lain. Mereka berbicara untuk membangun, bukan menjatuhkan.

Kebiasaan orang yang memiliki integritas tinggi saat ngobrol dapat dilihat dari kejujuran, konsistensi, rasa hormat, serta tanggung jawab atas setiap ucapan. Integritas bukan hanya tentang kata-kata yang terdengar baik, tetapi tentang nilai yang dijaga dalam setiap percakapan. Dengan membiasakan diri berbicara jujur, menghargai orang lain, dan bertanggung jawab atas ucapan, kita dapat membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih bermakna.


Komentar

Postingan Populer

Siapakah Merajai ASEAN Dalam Persaingan Penjualan Mobil "Persaingan Kedua Negara Memanas Dalam Market Penjualan, Kalau Bukan Indonesia Dan Malaysia"

Respon Dari Perbincangan Pramono Dengan Presiden Indonesia "Wacana Tim Khusus Penanganan Banjir, Menurut Pramono"

Harapan Dan Impian Untuk Kota Gaza "Dari Puing Ke Gedung Pencakar Langit Oleh Amerika Serikat"

Menekankan Keputusan Dan Sikap "Menteri ESDM Yang Menilai Target Lifting 1,6 juta Barel Tidak Realistis, Sementara Angka 800 sampai 900 Ribu Barel Kemungkinan Masih Bisa Target Lifting"

Rekomendasi Dari Para Ahli "Memiliki Kulit Glowing Alami Keinginan Kita Semua, Tapi Kita Harus Pahami Dahulu Makanan Yang Konsumsi Apa"

Peringatan Untuk Menkes Soal Kegemukan "Sering Diabaikan Bisa Risiko Fatal, Untuk Tujuan Hidup Sehat"

Janji Dan Mimpi Dalam Perjuangan "Ditengah Krisis Tantangan Global, Dalam Janji Kemerdekaan"