Ketika Kecantikan Yang Tidak Sempurna Menjadi Tren. "Maka Standar Lama Mulai Runtuh, Dimana Persaingan Ada Di Era Glitchy Glam Tahun Ini"

Gambar
  Selama puluhan tahun ada di dunia kecantikan dibangun di atas satu ide besar: sempurna itu indah. Kulit harus mulus tanpa pori, wajah harus simetris, tubuh harus proporsional, dan semuanya harus tampak “ideal” menurut standar tertentu. Namun, memasuki tahun 2026, paradigma itu mulai bergeser drastis. Muncullah sebuah tren baru yang disebut glitchy glam, sebuah estetika yang merayakan ketidaksempurnaan, keanehan, dan “cacat visual” sebagai sesuatu yang justru menarik. Di sinilah persaingan baru dimulai: bukan lagi tentang siapa yang paling sempurna, tetapi siapa yang paling autentik, unik, dan berani tampil berbeda. Apa Itu Glitchy Glam? Glitchy glam terinspirasi dari dunia digital  “glitch” berarti kesalahan visual pada layar, seperti gambar rusak, warna bertabrakan, atau wajah digital yang tidak simetris. Estetika ini kemudian dibawa ke dunia nyata lewat misalkan : Makeup yang sengaja terlihat tidak rapi atau asimetris, Warna warna kontras yang “aneh” namun artistik, Filter...

Menurut Dokter Tidur Yang Cukup Itu Selama Enam Jam Untuk Mengetahuinya, "Apakah Cukup Atau Tidur Pada Tubuh Selama Enam Jam Itu?!!"

 


Tidur merupakan kebutuhan biologis yang sangat penting bagi manusia. Namun, di tengah kesibukan kerja, sekolah, dan aktivitas digital, banyak orang hanya tidur sekitar enam jam per malam. Lalu muncul pertanyaan: apakah tidur enam jam itu cukup menurut dokter? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami bagaimana kebutuhan tidur bekerja dan apa dampaknya bagi kesehatan.

Berapa Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan Manusia?

Menurut para dokter dan pakar kesehatan tidur, kebutuhan tidur setiap orang berbeda beda tergantung usia, aktivitas, kondisi fisik, dan kesehatan mental. Secara umum orang tidur itu seharusnya misalkan :

Dewasa (18 sampai 64 tahun): 7 sampai 9 jam per malam

Lansia (65 tahun keatas): 7 sampai 8 jam per malam

Remaja: 8 sampai 10 jam per malam

Anak anak: 9 sampai 12 jam per malam

Tidur enam jam berada di bawah rekomendasi rata rata untuk orang dewasa.

Apakah Tidur Enam Jam Selalu Buruk?

Dokter menjelaskan bahwa tidur enam jam tidak otomatis berbahaya, tetapi bisa menjadi masalah jika dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang. Beberapa orang memang merasa segar walau hanya tidur enam jam karena faktor genetik atau kualitas tidurnya sangat baik. Namun bagi kebanyakan orang, enam jam cenderung kurang. Jika tubuh kekurangan tidur, maka akan muncul “utang tidur” (sleep debt) yang lama lama memengaruhi fungsi tubuh.

Dampak Kurang Tidur Menurut Medis

Dokter menyebutkan bahwa kurang tidur kronis dapat menyebabkan seperti :

Penurunan konsentrasi dan daya ingat,

Mudah lelah, mengantuk di siang hari,

Risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi meningkat,

Sistem imun melemah (mudah sakit),

Risiko diabetes dan obesitas meningkat,

Gangguan suasana hati (mudah marah, stres, atau depresi).

Karena itu, tidur bukan sekadar istirahat, tetapi proses penting untuk pemulihan otak dan tubuh.

Bagaimana Mengetahui Apakah Tidur Kita Sudah Cukup?

Dokter menyarankan untuk tidak hanya melihat jumlah jam tidur, tetapi juga kualitas dan efeknya di siang hari. Tanda tidur cukup antara lain :

Bangun dengan perasaan segar,

Tidak mengantuk berlebihan di siang hari,

Fokus dan emosi stabil,

Tubuh terasa bugar,

Jika setelah tidur enam jam Anda masih merasa lelah, mengantuk, dan sulit konsentrasi, itu tanda tubuh membutuhkan waktu tidur lebih lama.

Tidur enam jam bisa cukup bagi sebagian kecil orang, tetapi tidak ideal bagi mayoritas orang dewasa menurut dokter. Rekomendasi umum tetap 7 sampai 9 jam per malam untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Yang terpenting bukan hanya durasi tidur, tetapi juga kualitas tidur dan bagaimana tubuh meresponsnya. Dengan memahami kebutuhan tidur kita sendiri dan memperhatikan sinyal tubuh, kita bisa menjaga kesehatan fisik dan mental dengan lebih baik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dalam Perkembangan Algoritma Juga Komunikasi Sosial "Manusia Harus Mempelajari Dunia AI Dari Smartwatch Atau Komunikasi Sosial"

Memahami Pendapat Para Dokter Paru Paru Tentang Super Flu Subciade K Yang Tergolong Virus Influenza. "Mari Kita Pahami Dahulu Pandangan Dokter Paru Paru, Dari Efektivitas Vaksin Influenza terhadap Varian Baru"

Mempelajari Keuangan Di Tahun 2026 Ini Perlu Menyusun Juga Memiliki Rencana, "Seperti Apa Menyusun Rencana Keuangan 2026 yang Nyata dan Bisa Dijalankan"